Ranking of Asian Bookmakers_Baccarat betting skills_Indonesian Lottery

  • 时间:
  • 浏览:0

PBBaccarat OBaccarat Onlinenlineaccarat Onlineada dasarnya, mata bukan tBaccarat Onlineermasuk bagian tubuBaccarat Onlineh yang bisa menghantarkan sesuatu ke dalam perut. Cairan tetes mata yang diteteskan ke mata cuma akan sampai di kelopak mata aja. Jadi orang yang pakai obat tetes mata nggak bisa dianggap sama seperti meminum obat tersebut, sehingga nggak membatalkan puasa. Meski ada beberapa jenis obat mata yang kalau dipakai akan membuat tenggorokan terasa pahit, tapi hal itu tidak mengapa. Setidaknya, inilah pendapat terkuat.

Sebenarnya ada beberapa pendapat ulama mengenai hal ini. Tapi dari sekian pendapat itu nggak ada yang bilang kalau gosok gigi (aja) bisa membatalkan puasa. Ini karena saat gosok gigi, air dan pasta gigi cuma berada di dalam mulut, nggak sampai masuk ke kerongkongan dan perut. Beda cerita kalau waktu sikat gigi ada air yang masuk, puasanya akan batal (pendapat Imam Nawawi).

Orang yang berpuasa tetap boleh keramas, selama dia bisa memastikan nggak akan menelan air saat lagi keramas. Lagipula dari riwayat hadis, dulu Nabi Muhammad pernah membasuh kepalanya waktu lagi puasa saking siang itu sedang panas-panasnya.

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah menyiramkan air ke atas kepala Beliau ketika sedang puasa, karena kehausan atau terlalu panas. (HR. Ahmad 16602, dan dishahihkan Syuaib al-Arnauth).

Nah, gimana Guys? Sekarang udah lebih paham, kan~

Salah satu memori yang mungkin masih melekat hingga kini adalah banyaknya hal soal bulan puasa yang dulu kita percaya waktu kecil. Mulai dari nangis yang katanya bikin puasa batal, sampai larangan buat menelan ludah. Karena waktu itu belum begitu paham ilmu agama, jadinya ya percaya-percaya aja, bahkan rela ngeludah setiap beberapa menit sekali gara-gara takut puasanya batal! Apa aja sih?? Yuk, simak ulasan lengkapnya!

Pakai obat tetes mata

Dulu waktu masih kecil, teman sepermainan kita sering bilang kalau menelan ludah itu bisa membatalkan puasa. Nggak tahu deh itu rumor dari mana, yang jelas saat itu kita percaya-percaya aja, sampai rela meludah sesering mungkin. Padahal menelan ludah itu nggak membatalkan puasa, meskipun sering dilakukan. Dengan catatan, ludah tersebut masih berada di dalam mulut dan belum dikeluarkan.

Bulan Ramadan adalah bulan yang spesial. Hanya di bulan inilah kita bisa mendapat kesempatan buat sahur atau berbuka puasa bersama teman-teman yang lama nggak jumpa, sekalian reuni. Cuma di bulan Ramadan juga anak-anak kecil diperbolehkan berkeliling kampung dini hari untuk membangunkan orang sahur. Biasanya setelah sahur dan salat subuh dilanjutkan main petasan sampai puas. Walau datangnya setiap tahun, tapi bulan Ramadan selalu meninggalkan kenangan yang berbeda-beda.

“Wahai Rasulullah, sesungguhnya Abu Bakar adalah seorang laki laki yang lembut hatinya, apabila telah membaca Al Quran beliau tidak mampu menahan cucuran air mata dari keduanya.” (HR Muslim)

Ada juga pendapat lain dari Syaikh ‘Abdul ‘Aziz bin Baz yang mengatakan kalau memang nggak sengaja tertelan, puasanya nggak batal. Syaikh Muhammad bin Shalih Al-‘Utsaimin, menyarankan, orang yang puasa sebaiknya nggak menggosok gigi. Bukannya dilarang sama sekali, tapi lebih baik dilakukan saat sebelum waktu subuh dan setelah berbuka. Mungkin biar aman aja gitu~

Sebenarnya, menangis itu hal yang manusiawi. Menangis termasuk cara manusia mengekspresikan perasaannya dan bisa terjadi pada siapa saja dan kapan saja. Waktu kita kecil, kita sering mendengar kalau menangis itu bisa bikin puasa batal. Faktanya, menangis itu nggak masalah, selama kita nggak dengan sengaja menelan air mata. Ada sebuah hadis yang berbunyi:

Tentu bukan hal yang mustahil kalau Abu Bakar As Shidiq juga pernah menangis saat membaca Al Quran di bulan Ramadan.

Padahal dengan keramas, artinya kita juga menjaga kebersihan, yang mana kebersihan itu adalah sebagian dari iman. Ya, nggak sih~